sebaiknya lupa
daripada terus terluka
mati bukan lagi penghalang
tak lagi merintang
belum saatnya untuk tertawa
aku masih menderita
memang sudah seharusnya
kau pergi tak lagi bersua
hanya saja
ada suatu di kata
candamu saat itu
tak bisa lepas dari anganku
gilakah aku
berdiri di sampingmu
pikir pisah hati
sungguh,tak tahu lagi

